oleh

Ini Tanggapan Ketua APKLI Pangkalpinang Terkait Pungutan Lampu di Lapak Pedagang Jalur 2 Dealova

BABELTERKINI.COM, PANGKALPINANG – Menanggapi pemberitaan di media online yang beredar, terkait dengan pungutan listrik yang terjadi di lapak jalur 2 tampuk pinang pura Dealova. Bahwa pernyataan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang mengatakan jika tidak berjualan, maka pungutan listrik tetap diminta tidak lah benar. Yang benar adalah pengurus APKLI Pangkalpinang melakukan pungutan listrik sebesar 5000 per-hari. Namun jika PKL tidak berjualan maka pengurus tidak akan meminta iuran listrik tersebut. Bahkan, saat turun hujan pun, PKL yang berjualan tidak diminta iuran listrik.

Demikian disampaikan Ketua APKLI Pangkalpinang, Rabu (29/3/2023) malam.

Dikatakannya bahwa terkait dengan iuran 2000 per-hari dan 50 ribu/bulan untuk kebersihan, itu bukanlah ranah dari pengurus APKLI namun ranah dinas terkait.

“Berkaitan dengan biaya yang ada di jalur tampuk pinang pura sampai saat ini, tidak ada masalah apapun. Karena pada saat PKL berjualan disini, mereka (PKL-red) sudah mengetahui dan menyetujui aturan yang ada disini serta tidak merasa keberatan,” ujarnya.

“Pengurus PKL jalur 2 tampuk pinang pura, yaitu Bang Februli (Bang Ruli) dan Mas Aryanto (Mas Ary) berharap kepada media untuk segera menayangkan tanggapan pernyataan pengurus terkait informasi yang ada, mengingat ini bisa mencemari nama baik pengurus dan berdampak kepada 80 lebih PKL,” katanya.

Selain itu, dirinya selaku Ketua APKLI Pangkalpinang sekaligus pengurus PKL di jalur 2 tampuk pinang pura berharap kedepannya antara media dan APKLI Pangkalpinang dapat bekerja sama guna memajukan PKL di Kota Pangkalpinang. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *