TRENDING
MENU

Aksi Almaster di DPRD Babel Berujung Pengakuan Nambang Timah Ilegal

2 menit membaca
eed Babel Ekspos
Berita, Headline, Lokal - 10 Sep 2026

BABELEKSPOS.COM, PANGKALPINANG – Natsir, Pendiri aliansi yang mengatasnamakan Masyarakat Bangka Belitung Terdzolimi mengakui kalau dirinya (almaster-red) melakukan penambangan timah ilegal di dekat objek vital Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

Hal ini ditegaskan Natsir saat melakukan aksi di DPRD Babel, Kamis (10/9/2026) yang diketahui hanya dihadiri segelintir orang yang mengatasnamakan masyarakat Bangka Belitung (Babel). Di depan kantor DPPRD Babel sembari memegang pengeras suara, Natsir berteriak membuat pengakuan yang jelas jauh dari kepentingan masyarakat.

‎”Soal berita yang mengatakan saya menambang ilegal, memang benar saya menambang ilegal, karena kalian para wakil rakyat tidak memberikan regulasi yang sah kepada saya. WPR sudah diajukan, tapi kenapa sampai sekarang tidak ada,” teriak Natsir.
‎
‎Dirinya pun bahkan melontarkan kalimat kotor yang tak pantas diucapkan di depan umum.
‎
‎”Saya masuk desil 10, ta***** (kalimat kotor-red) desil 10. Emangnya saya orang kaya,” katanya.

Untuk diketahui, segelintir orang yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Terdzolimi Bangka Belitung (Babel) berencana akan melakukan aksi atas nama masyarakat Bangka Belitung (Babel), Kamis (10/9/2026) di DPRD Babel.

Entah masyarakat Babel mana yang terwakili oleh segelintir orang ini. Yang ada hanya kepentingan yang menunggangi gerakan dengan tuntutan tidak masuk di akal. Desakan dilepaskan puluhan alat berat sitaan negara atas kasus korupsi tambang timah ilegal menjadi salah satu tuntutan kepentingan. Belum lagi, kepentingan minta dilepaskan tangkapan 6 ton pasir timah ilegal yang terindikasi kuat diselundupkan ke luar negeri. (red) 

Bagikan Disalin