TRENDING
MENU

Keberlanjutan dalam Mengelola Lahan Pertanian dan Kelautan Menunjang Produk Hasil Pertanian dan Perikanan

4 menit membaca
eed Babel Ekspos
Editorial - 10 Des 2025

BABELEKSPOS.COM – Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam, dengan kekayaan melimpah baik dari segi keanekaragaman hayati maupun non-hayati. Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang berasal dari alam yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Sumber daya alam Indonesia berasal dari pertanian, kehutanan, kelautan dan perikanan, peternakan, perkebunan serta pertambangan dan energi. Dari sisi astronomi, Indonesia terletak pada daerah tropis yang memiliki curah hujan yang tinggi sehingga banyak jenis tumbuhan yang dapat hidup dan tumbuh dengan cepat. Dari sisi geologi, Indonesia terletak pada titik pergerakan lempeng tektonik, sehingga banyak terbentuk pegunungan yang kaya akan mineral.

Daerah perairan di Indonesia kaya sumber makanan bagi berbagai jenis tanaman dan hewan laut, serta mengandung juga berbagai jenis sumber mineral. Hal ini menyebabkan tingkat keanekaragaman hayati sangat tinggi. Namun, untuk menjaga keberlanjutan kekayaan alam yang melimpah ini, diperlukan upaya konservasi yang efektif, terutama dalam sektor-sektor yang sangat bergantung pada kondisi ekosistem setempat. Konservasi ekosistem pertanian dan perikanan memegang peranan penting dalam menjaga keseimbangan ekologis dan sosial-ekonomi di pedesaan.

Desa Kundi, Bangka Barat, provinsi Bangka Belitung sebuah desa yang terletak di wilayah barat dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, menjadi contoh nyata bagaimana keberlanjutan sektor pertanian dan perikanan sangat bergantung pada kondisi ekosistem setempat. Desa ini dikenal dengan keanekaragaman hayati yang tinggi serta memiliki tradisi panjang dalam mengelola lahan pertanian dan perikanan secara turun-temurun. Hasil dari sumber daya alam hayati yang ada di desa ini adalah perkebunan Lada dan perkebunan karet, untuk perairan lautnya sendiri keberagaman hasil yang di dapat masyarakat dalam nelayan juga masih beraneka ragam.

Seiring dengan perubahan zaman, Desa Kundi dihadapkan pada berbagai tantangan yang mengancam kelestarian ekosistemnya. Urbanisasi, perubahan iklim, degradasi lahan, serta praktik pertanian dan perikanan yang intensif tanpa memperhatikan aspek lingkungan telah menyebabkan tekanan yang signifikan pada ekosistem desa. Pertumbuhan populasi juga turut mendorong eksploitasi sumber daya alam secara berlebihan, yang jika tidak dikelola dengan baik, akan berdampak buruk pada keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam konteks ini, konservasi ekosistem pertanian dan perikanan tidak hanya menjadi suatu keharusan ekologis, tetapi juga strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Desa Kundi. Konservasi, dalam hal ini, mencakup serangkaian upaya yang melibatkan pengelolaan lahan secara berkelanjutan, pemanfaatan sumber daya air yang bijaksana, perlindungan terhadap keanekaragaman hayati, serta penerapan praktik-praktik ramah lingkungan dalam kegiatan pertanian dan perikanan. Upaya-upaya ini memerlukan keterlibatan aktif dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, masyarakat lokal, dan organisasi non-pemerintah.

Selain itu, penting untuk melihat konservasi dari perspektif yang lebih luas, di mana aspek sosial dan ekonomi masyarakat juga harus diperhitungkan. Konservasi yang berhasil bukan hanya tentang melestarikan alam, tetapi juga tentang menciptakan peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat. Misalnya, diversifikasi produk pertanian dan perikanan, pengembangan ekowisata, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan dapat menjadi langkah penting dalam mengintegrasikan konservasi dengan pembangunan ekonomi.

Dalam hal ini pertanian dan perikanan menjadi fokus utama yang harus di kembangkan dengan baik agar keanekaragaman yang ada di desa bisa meluas ke berbagai wilayah yang ada, dan memberikan hasil pertanian dan perikanan dapat menjadi pemasok utama yang bernilai tinggi. Hasil dari pertanian Lada yang ada di desa ini sangat bagus di mana peran pemerintah sangat dibutuhkan untuk menunjang agar tetap terjaga kualitasnya. Dan hasil laut juga masih beragam dan melimpah ini menjadi nilai baik agar dapat dikembangkan menjadi ekspor dan impor dengan kualitas yang terjaga.

Dengan adanya hasil perikanan dan kelautan yang melimpah ini, diharapkan masyarakat dan pemerintah dapat mengelola hal ini dengan efisien agar tidak adanya kerusakan lingkungan akibat dari pembukaan tambang timah secara ilegal, agar dapat tetap menghasilkan pertanian dan perikanan yang terjamin kuantitasnya.

 

Sumber : Wulan Ramadhani
NIM : 2122511096
Mata Kuliah : Bahasa Indonesia
Dosen Pengampu :
1. Lasmi Hartati, M.Pd
2. Wilda Afriani, S.S., M.Pd
Program Studi : S1 Agribisnis
Fakultas Pertanian Perikanan dan Kelautan
Universitas Bangka Belitung

Bangka Belitung, Rabu 10 Desember 2025

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan