
BABELEKSPOS.COM, PANGKALPINANG – Dirpolairud Polda Kepulauan Babel Kombes. Pol. Rudi Saeful Hadi, membantah tegas isu yang berkembang perihal nama Kesatuan Polairud yang dikaitkan dengan rencana perizinan tambang ilegal di seputaran laut Tanjung Bunga.
Mantan Wakapolres Cilacap itu menegaskan, pihaknya akan menindak tegas jika tambang tersebut membandel untuk tetap melakukan aktivitas.
”Itu fitnah, semalam saya mendapatkan informasi terkait isu tersebut dari rekan-rekan PWI. Saya tegaskan, bahwa itu tidak benar,” ucapnya saat ditemui wartawan di Ruang Kerjanya, Jum’at (3/4/26).
”Jika mereka beraktivitas, saya tegaskan bahwa kami tidak akan kompromi. Saya akan tindak tegas,” tegasnya.
Tak hanya itu, ia juga mengatakan pihaknya sangat menyesalkan adanya oknum LSM yang mencatut nama Polri khususnya Polairud.
”Saya menyesalkan oknum itu, intinya kami tidak akan berkompromi untuk aktivitas ilegal. Kami akan tindak secara tegas,” tutupnya.
Sebelumnya, diberitakan rencana aktivitas penambangan ilegal dikawasan non IUP pantai Tanjung Bunga mencatut nama sejumlah pejabat Forkopimda Babel hinggal Aparat Penegak Hukum (APH).
Tak hanya itu, bahkan nama Ketua PWI Babel, M. Fathurakhman diisukan sudah mencapai deal dan bersepakat terkait kompensasi.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih mengupayakan komfirmasi ke pihak terkait. (red)